assallmuallaikum wr.wb
dalam post ini saya akan membahas tentang inovasi celana panjang atau yang biasa di bilang celana jeans, dalam post ini saya akan membahas sejarah celana dan model-model celana seperti apa yang akan buming di kemudian hari.
sillahkan di lihat ;)
dalam post ini saya akan membahas tentang inovasi celana panjang atau yang biasa di bilang celana jeans, dalam post ini saya akan membahas sejarah celana dan model-model celana seperti apa yang akan buming di kemudian hari.
sillahkan di lihat ;)
Sejarah celana jeans ini berawal dari perjalanan Levi
Strauss ke San Fransisco
dengan membawa beberapa potong tekstil sebagai jalan hidup meneruskan nasibnya
untuk di jual ke Barat. Dimana pada saat itu Amerika sedang demam dengan
tambang emasnya yang berlimpah. Disinilah Strauss mencoba untuk membuat
nasibnya menjadi lebih baik dengan menjual beberapa potong tekstilnya kepada
para penambang emas. Alhasil, penjualannya pun habis terjual.
Lalu sisa potongan kanvas dari bekas tenda -tenda tersebut, dia mengakalinya
untuk di bentuk menjadi sebuah potongan - potongan celanan untuk dijual kembali
kepada para pekerja tambang. Ternyata semakin banyaklah para pekerja tambang
tersebut pada celana kanvas buatan Levi Strauss.
Lalu sisa potongan kanvas dari bekas tenda -tenda tersebut, dia mengakalinya untuk di bentuk menjadi sebuah potongan - potongan celanan untuk dijual kembali kepada para pekerja tambang. Ternyata semakin banyaklah para pekerja tambang tersebut pada celana kanvas buatan Levi Strauss.
Levi
Strauss pun mulai giat untuk mencari berbagai ide untuk mengembangkan usaha
pembuatan celana kanvasnya, di karenakan celana buatannya pun tak tahan lama, sehingga mudah robek dan
mudah rusak. Mulailah dia berimprovisasi dengan menggunakan bahan lainnya yang
ia pesan dari Genoa, Italia. dimana bahan yang ia pesan sering disebut "
Genes " oleh para pemintal italia. Namun nama tersebut, tidaklah digunakan
untuk menjadi nama merk celana kanvasnya, yakni dia menamainya dengan " Blue Jeans " mengapa di
sebut dengan nama tersebut? karena ia mencelupkan kain pemintal tersebut dengan
warna indigo.
levi Straus pun mulai menyadari bahwa produksi celana jeans nya mulai merebak,
dan selalu terjual seluruhnya, dan para penambangpun juga mulai ketagihan untuk
membeli dan menggunakan celana kanvas buatan strauss hingga muncullah istilah
" Those Pants of Levi's ". Sehingga muncullah dengan nama merk dagang
celana jenas pertama di dunia, yakni Levi's.Dalam waktu yang cukup singkat ,
celana levi's itupun telah menjadi celana resemi para penambang. Celana levi's
ini pun kian populer di kalangan pekerja tambang. Yang pada akhirnya menjadi
sebuah simbol akan status ekonomi yang di asosiakan dengan celana jeans kelas
pekerja. Pada tahun 1920, levi's waist Overalis menjadi produk celana kerja
yang paling laku di bagian selatan Amerika. Sehingga sekarang bahannya sudah
digantikan dengan denim namun kebanyakan orang selalu mengenalinya dengan
sebutan celana jeans.
Celana jeans semakin menjadi populer, ketika berbagai macam film action seperti
salah satunya film cowboy pada tahun 1930-an, dimana film ini sangat mendorong
tingkat kepopuleran celana jeans karena para pemainfilm cowboy tersebut juga
menggunakan bahan jeans untuk kostum para pemainnya. Dalam waktu yang singkat
itupun orang lelaki baik tua maupun muda, tentu berusaha meniru para jagoan
mereka dengan ikut mengenakan celana jeans. Sehingga citra celana jenas tidak
hanya menjadi celana berkelas para pekerja tambang, namun sebagai simbol
penampilan yang casual.
levi Straus pun mulai menyadari bahwa produksi celana jeans nya mulai merebak, dan selalu terjual seluruhnya, dan para penambangpun juga mulai ketagihan untuk membeli dan menggunakan celana kanvas buatan strauss hingga muncullah istilah " Those Pants of Levi's ". Sehingga muncullah dengan nama merk dagang celana jenas pertama di dunia, yakni Levi's.Dalam waktu yang cukup singkat , celana levi's itupun telah menjadi celana resemi para penambang. Celana levi's ini pun kian populer di kalangan pekerja tambang. Yang pada akhirnya menjadi sebuah simbol akan status ekonomi yang di asosiakan dengan celana jeans kelas pekerja. Pada tahun 1920, levi's waist Overalis menjadi produk celana kerja yang paling laku di bagian selatan Amerika. Sehingga sekarang bahannya sudah digantikan dengan denim namun kebanyakan orang selalu mengenalinya dengan sebutan celana jeans.
Celana jeans semakin menjadi populer, ketika berbagai macam film action seperti salah satunya film cowboy pada tahun 1930-an, dimana film ini sangat mendorong tingkat kepopuleran celana jeans karena para pemainfilm cowboy tersebut juga menggunakan bahan jeans untuk kostum para pemainnya. Dalam waktu yang singkat itupun orang lelaki baik tua maupun muda, tentu berusaha meniru para jagoan mereka dengan ikut mengenakan celana jeans. Sehingga citra celana jenas tidak hanya menjadi celana berkelas para pekerja tambang, namun sebagai simbol penampilan yang casual.
Dalam perkembangan sejarah celana jeans di
masa perang dunia, ternyata penggunaan celana jeans semakin merambah di masa
tersebut. Dimana para serdadu Amerika saat itu mengenakannya sebagai salah satu
seragam pada saat mereka sedang tidak bertugas. Dan pada saat menginjak tahun
1950-an jeans berubah nama menjadi " Must Have Item " untuk kalangan
anak Amerika. Mengapa? karena hal ini di dorong oleh faktor trend center yang
bernama James Dean yang terlihat keren. lalu pada tahun 1960-an dan pada awal
tahun 1970-an. Gaya hidup menggelandang ala hippy yan menciptakan beberapa
kreasi baru. Gadis -gadis inilah yang lebi menggandrungi celana jenas yang
dihiasi oleh beberapa sulaman atau lukisan cat tangan.
Tapi pemakaian celana jeans dalam jangka panjang
tidak baik karna dapat menyebabkan selulit dan beberapa penyakit, tapi sudah
ditemukan celana jeans yang kusus menghilangkan selulit terutama untuk
perempuan.
Selulit merupakan persoalan yang paling merisaukan perempuan. Dahulu, selulit ditengarai hanya timbul pada perempuan bertubuh tambun, tetapi nyatanya tidak semua orang gemuk pasti memiliki selulit. Akhirnya, perawatan melawan si ‘kulit jeruk’ ini pun terus berevolusi.
Mulai dari krim, obat dalam, hingga sabuk vibrator tersebar dipasaran menawarkan manfaat menghilangkan selulit secara tuntas! Padahal, menghilangkan selulit membutuhkan waktu dan perawatan yang intens, karena memang pada dasarnya selulit tidak bisa hilang secara instan.
Kini seorang perancang busana dari Brasil menghadirkan inovasi terbaru, dengan menciptakan celana jeans yang berfungsi mengatasi selulit. Sang perancang Alexander Herchovitch menyebut karya ini dengan istilah beauty denim.
Herchovitch menggunakan benang Emana sebagai material dasar yang merupakan serat buatan manusia. Menurutnya benang sintesis ini, mampu menyerap gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh tubuh manusia. Jenis benang ini, juga banyak digunakan oleh industri mode sebagai bahan dasar untuk membuat baju olahraga dan lingerie.
Cara celana jeans ini ‘memberantas’ selulit pun terbilang begitu unik, yaitu dengan memanfaatkan panas tubuh si pengguna sebagai sinar infra merah, yang kemudian dipantulkan kembali ke kulit untuk merangsang bagian yang paling berisiko mengalami selulit.
Sinar infra merah ini, berfungsi meningkatkan aliran darah dan metabolisme sel microcirculatory sehingga mencegah pembentukan selulit pada tubuh.
Menanggapi kemunculan denim ini, banyak ahli medis yang menanggapinya dengan skeptis. Sekalipun Herchovitch mengatakan bahwa temuannya tersebut, melalui penelitian selama lima tahun dan dinyatakan terbukti efektif untuk mengatasi selulit.
Namun, para ahli medis tetap bersikeras bahwa tidak ada ‘ramuan’ ajaib dalam mengatasi selulit secepat kilat. Satu-satunya cara hanyalah dengan memperbaiki gaya hidup, menerapkan pola makan yang baik, rajin berolahraga, agar metabolisme tubuh terstimulasi seimbang .
Sebelum Herchovitch, temuan serupa pernah ‘mendobrak’ dunia mode. Pada tahun 2004 silam, merek busana siap pakai, Miss Sixty, sempat melansir celana dan rok yang diklaim mampu menghaluskan selulit. Dengan menggunakan serum antiselulit yang disebut skintex, terbuat dari retinol yang banyak digunakan dalam produk perawatan kulit untuk merangsang produksi kolagen.
Saat itu penjualan Miss Sixty menjulang tinggi, namun sayangnya satu tahun kemudian, beberapa ahli medis merilis pernyataan bahwa produk ini hanyalah sebuah taktik pemasaran belaka. Sehingga, akhirnya mereka menyetop produksi celana dan rok tersebut.
Kemudian, produsen denim lainnya, Wrangler, juga pernah melansir jeans mirip rancangan Herchovitch, yang disebut Spa Denim. Dilengkapi dengan ekstrak algae, retinol, dan kafein, dan diklaim telah diuji secara klinis oleh Institut Adriant di Perancis.
Namun tidak hanya untuk kesehatan saja, sekarang
celana jeans pun sudah ada yg bisa untuk mengetik di laptop, jadi anda tidak
perlu takut bawa computer karna keybordnya saja sudah ada di celana jeans anda
sendiri.
Apakah Anda tidak bisa jauh-jauh
dari komputer? Bila jawabannya iya, maka inovasi ini akan cocok untuk Anda. Dua
orang asal Belanda, Erik de Nijs dan Tim Smit, merancang celana jeans yang
dilengkapi keyboard komputer.
Rancangan yang bernama "Beauty and the Geek" ini juga dilengkapi
dengan mouse dan speaker yang terintegrasi pada kaki bagian atas celana.
Kantong saku belakang jeans itu didesain khusus untuk mengantongi mouse.
Pemakai juga tetap bebas bergerak saat mengetik karena menggunakan teknologi
nirkabel.
"Itu sama sekali tidak berat," tutur Erik. "Dengan keyboard yang
fleksibel, speaker dan mouse kecil hanya membuatnya sedikit lebih berat dari
jeans biasa."
Ide inovasi tersebut didapat dari melihat kondisi pengguna yang harus duduk di
belakang meja saat mengakses komputer. Jika dilempar ke pasaran, jeans buatan
tangan ini diperkirakan berharga Rp 3,5 juta. Namun saat ini Erik dan Tim
menghadapi kendala keuangan untuk memproduksinya secara massal.
Rancangan yang bernama "Beauty and the Geek" ini juga dilengkapi dengan mouse dan speaker yang terintegrasi pada kaki bagian atas celana. Kantong saku belakang jeans itu didesain khusus untuk mengantongi mouse. Pemakai juga tetap bebas bergerak saat mengetik karena menggunakan teknologi nirkabel.
"Itu sama sekali tidak berat," tutur Erik. "Dengan keyboard yang fleksibel, speaker dan mouse kecil hanya membuatnya sedikit lebih berat dari jeans biasa."
Ide inovasi tersebut didapat dari melihat kondisi pengguna yang harus duduk di belakang meja saat mengakses komputer. Jika dilempar ke pasaran, jeans buatan tangan ini diperkirakan berharga Rp 3,5 juta. Namun saat ini Erik dan Tim menghadapi kendala keuangan untuk memproduksinya secara massal.
Tidak hanya celana keybord, sekarang juga sudah ada
celana kusus untuk smart phone dimana ada saku kusus di celana yang untuk
menaruh smart phone anda agar tidak susah untuk mengambil saat ada telfone
ataupun SMS.
Suatu saat pasti aka nada kembali celana-celana
model baru lagi, tetapi saya ingin rasanya celana ada yang seperti di film
kartun doraemon, dimana sakunya itu disebut ‘kantong ajaib’ karna apa, kantong
tersebut kecil, tapi bisa banyak dimasukin benda apapun dan banyak benda yang
bisa dimasukan, walaupun tidak masuk di akal apakah mungkin sebuah kantong
kecil dapat menyimpan banyak benda-benda seperti yang ada di dalam kartun
tersebut.
Atau yang lebih sederhana tapi bermanfaat seperti
celana pelindung, kenapa disebut celana pelindung, karna saya berfikir,
sekarang banyak perempuan yang menjadi korban pemerkosaan atau perampokan jadi
saya berfikir, kenapa tidak saat perempuan tersebut menggunakan celana tersebut
dapat mengalirkan tenaga listik, apabila ada sebuah tarikan yang sangat kuat
seperti saat pemaksaan pemerkosaan jadi, masyarakat perempuan akan llebih
merasa terlindungi, karna polisi atau laki-laki yang baik hati tidak selalu ada
di setiap tempat, jadi seperti ada pepatah yang bilang ‘siapkan payung sebelum
hujan’ jadi lebih baik menjaga-jaga dari pada nanti sudah banyak jatuh korban
malah akan membuat yang seperti itu.
Mungkin akan banyak yang meminatkan bila suatu saat aka
nada yang membuat celana panjang yang bisa di lepas langsung menjadi celana
pendek, tetapi mudah juga untuk dijadikan celana panjang kembali, jadi hanya
tinggal lepas dan pasang di sambungannya saja, karna seperti sepatu saja,
sekarang ada yang pakai tali dan tidak, karna sekarang manusia s\tidak mau
ribet maunya instan dan cepat.
Kalau double celana pasti pada ribet, karna jika
ingin bersantai harus lepas celana panjang dulu dan memakai celana pendek, atau
saat ingin pergi bersama pacar harus ganti celan panjang dulu agar terlihat
lebih ganteng, tapi coba bayangkan apabila kita memiliki celana yang bisa
dilepas dan pasang dengan mudah pasti akan lebih instan dan tidak ribet lagi,
karna dijamin masa yang akan dating kata-kata ‘ribet’ itu udah ga pernah ada di
dalam pikirannya mereka, pastinyanya cepat dan instan.
Karna sudah mulai terlihat sejak dari sekarang,
anak-anak muda jaman sekarang sudah males yang namannya masak atau yang lainnya,
mereka lebih memilih makanan yang cepat saji karna mereka tidak ingin sesuatu
yang menuggu dan ribet, jadi saya berfikir, mungkin bila memang ada celana yang
tanpa di double, alias 1celana bisa u ntuk menjadi celana panjang dan celana
pendek dengan sedikit di modifikasi disana dan sini dengan tangan-tangan
kreatife anak muda Indonesia, pasti akan mengharumkan nama Indonesia sendiri.
Cukup sekian artikel ini saya buat, semoga bisa
bermanfaat dan berkesan ya buat semuanya, mohon maaf apabila ada kata-kata yang
tidak sopan karna saya cuma manusia biasa, terima kasih.
wassallammuallikum wr.wb
wassallammuallikum wr.wb